Kamis, 09 Februari 2017

Wired Dan Wireless Network

Pengertian Wired dan Wireless Network
Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian informasi dari satu tempat ke tempat lain (wikipedia). Jadi telekomunikasi bisa diartikan penyampaian atau pertukaran informasi antara dua pihak dimana terdapat jarak diantara keduanya entah itu jauh ataupun dekat.

Dari segi bentuk, telekomunikasi dibedakan menjadi dua bagian yaitu Wired dan Wireless.

Wired Network :
Yang dimaksud dengan Wired Network adalah Pendistribusian informasi melalui kabel sebagai media penghubung dan biasanya digunakan dalam jangkauan lokal semisal dalam satu area gedung, kabel yang sering digunakan adalah jenis : Coaxial Cable, Unshielded Twisted Pair Cable (UTP) maupun Fiber Optic Cable. Jaringan dengan menggunakan kabel ini selain memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi.

Wireless Network :

Wireless artinya nirkabel atau tanpa kabel, kebalikan dari Wired, pendistribusian informasi melalui gelombang radio sebagai media transmisinya yang di set untuk bekerja dibidang frekwensi tertentu sesuai standar.

Wireless Network merupakan layanan jaringan antar gedung untuk menghubungkan antar jaringan LAN & PC yang lokasinya berjauhan dengan menggunakan tekhnologi Broadband Radio Link dengan kecepatan 2 - 150 Mbps.

Implementasi jaringan Wireless biasanya juga digunakan untuk berbagai akses internet agar memperoleh akses intenet secara online 24 jam dengan biaya yang murah.



Command Diagnosa Jaringan Pada Windows

1. Masalah berhubungan dengan TCP/IP 
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol)TCP/IP adalah salah satu jenis protocol yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu  network (jaringan). Merupakan himpunan aturan yg memungkinkan komputer untuk  berhubungan antara satu dengan yg lain, biasanya berupa bentuk / waktu / barisan / pemeriksaan error saat transmisi data.
Solusinya :Langkah 1: Periksa KonfigurasiCaranya:
  1. Start -> All Program -> Accessories -> Commad Prompt
  2.  Ketik perintah ipconfig /all
  3. Setelah itu akan tampil hasil konfigurasinya. Perhatikan bahwa beberapa komputer mungkin mempunyai beberapa kartu antarmuka jaringan, dan Windows juga bisa mengenali port Firewire sebagai adapter jaringan. Anda harus memperhatikan interface yang akan dikonfigurasi
  4. Jika konfigurasi masih kosong, maka ada beberapa kemungkinan: Interface belum memperoleh alamat IP. Alamat IP bisa diberikan secara manual, atau via server DHCP. Jika IP diperoleh dari DHCP, coba beberapa perintah berikut untuk melihat apakah computer mampu untuk memperoleh alamat IP:
  • Ipconfig /release
  • Ipconfig /renew
  • Ipconfig /all
Jika computer masih belum memperoleh alamat IP, ada kemungkinan beberapa penyebab. Sebagai contoh, Server DHCP telah memberikan semua alamat IP nya (alamat IP habis).

2. Muncul pesan Network Cable Unplugged (Jaringan Kabel tidak terpasang)
Solusinya :Lakukan pengecekan kabel LAN. Setelah yakin tidak ada masalah dengan pengkabelan, masuk ke Network Connection di Control Panel. Klik ganda Local Area Network yang bermasalah. Klik tab Properti, pada jendela “Connect using :” klik tab Configure. Selanjutnya pada jendela baru yang muncul, klik Advanced lalu Sorot Link Speed/Duplex Mode, pada jendela dropdown di sebelahnya ubah nilainya. Coba satu per satu nilai yang ditawarkan sampai LAN terkoneksi.

 3. Penularan Virus jaringan
Bila satu komputer terinfeksi virus, maka besar kemungkinan komputer yang lain akan terkena virus juga, untuk itu penggunaan antivirus yang update sangat diperlukan untuk mengatasi kerusakan sofware maupun hadrwere computer. Cara penyebaran virus itu bermacam-macam dan sebagian besar penyebab penyebaran virus saat ini adalah attachment email yang telah terinfeksi.Solusinya :

  1. Memiliki peranti lunak antivirus sangatlah membantu. Program ini salah satunya dapat mengidentifikasi program jahat dan melumpuhkannya. Jika virus yang menginfeksi mesin tidak terdeteksi, banyak vendor antivirus yang menawarkan layanan untuk menghapus malware dengan berbayar dan selalu mengupdate antivirus tersebut secara rutin.
  2. Beberapa vendor antivirus juga menawarkan layanan scanning virus online secara cuma-cuma.
  3. Anda harus menginstall ulang sistem operasi, jika komputer masih mengalami masalah dan harus membackup file-file sebelum melakukan ini.
4.   Muncul pesan System Ip Conflict with other computer
dan ini artinya komputer mengindikasikan ada ip address yang sama. Padahal pada kenyataanya sudah diperiksa semua bahwa ip address berbeda-beda. ternyata ini merupakan ARP spoofing, gak jelas apa ini virus atau malware, yang pasti antara dua itu.
Solusinya :
  1. Langkah pertama yang dilakukan adalah , download malwarebyte dan juga jangan lupa update antivirus dikomputer server terlebih dahulu .
  2. Langkah selanjutnya adalah cabut semua kabel LAN, lalu untuk giliran pertama scan komputer server dengan malware byte lalu disusul dengan antivirus, selanjutnya ke semua client ( dalam posisis kabel LAN kecabut semua ). Nanti bisa ketahuan mana yang komputer suspect sebagai biang yang membuat System Ip Conflict , yang menyamarkan semua address mac komputer sama.
  3. Setelah semua pc bersih , langkah selanjutnya adalah untuk pencegahan. Catat semua mac address setiap komputer , dengan cara ketik ipconfig/all di prompt/dos (physical address merupakan mac address). Setelah dicatat semua komputer, bikin Bat file dan namakan saja dengan antiarp.bat misalkan lalu dijalankan di startup di setiap komputer , sehingga setiap komputer nyala akan mengeksekusi antiarp.bat
  4. Untuk menjalankan startup : start menu klik kanan —> open —->program —> start up lalu dari menu file pilih new — -> shortcut dan pilih antiarp.bat
5.   Antena Wireless tidak berfungsi (Land Card tidak menyala)
Bila komputer dihubungkan ke masing2 antena tidak dapat saling menemukan yang lainnya, petunjuk yang jelas terlihat hanya bahwa Lan Card yg dipasangi kabel dari salah satu antena tidak menyala, padahal bila kabel tersebut dipasangkan ke switch wireless, lampu switch untuk port yang dipasangkannya menyala, dan bila dihubungkan dengan kabel antara switch wireless dengan lan card yg digunakan untuk ke antena wireless, maka lampu lan card bisa menyala. Banyak factor penyebabnya, crimping yg kurang bagus, setting radio yang berubah, karena ke-reset, port ethernet rusak, ethernet portnya rusak, kualitas kabelnya yang menurun, wirelessnya FWnya corrupt, dan banyak faktor lainnya.

Solusinya :
  1. Konsentrasi pada permasalahan Lampu Ethernet tidak nyala (not conected) pada saat terhubung ke radio wireless untuk mempermudah lokalisir kerusakan. Pastikan Kabel RG dan cara cremping baik dan benar. Sekalipun dulu pernah bagus ,persoalan cremping yang kurang kuat akibat tarik menarik kabel bisa saja salah satu isi kabel tidak terhubung
  2. Jika perlu radio di test dengan kabel lainnya ke dengan ethernet kita, jika perlu pakai kabel yang pendek.
  3. Pastikan adaptor (PoE) bekerja semestinya.
  4. Jika Point 1,2,3 telah di coba dan hasilnya sama (not connected), jika memang benar ethernet card PC ok bsa dipastikan ethernet card radio telah rusak, Kerusakan bisa diakibatkan seperti tegangan listrik yang tidak stabil karena Petir.Jika sudah seperti ini terpaksa ganti radio.
6. Muncul pesan “Limited or No Connectivity” (Wireless)
Kemungkinannya-kemungkinannya adalah sebagai berikut :
a. Tidak ada perangkat wireless
b. Ada perangkatnya tapi tidak ‘on’
c. Sinyal Wifi lemah
d. Driver Wireless tidak terpasang
e. Perangkat Built-in Wifi rusak / lemah
f.  Alokasi IP habis
g. Registry Glitch
h. Ethernet Card perlu refresh
i. Dan penyebab lain

Solusinya : 
  1. Untuk dapat terhubung ke internet, mesti ada perangkat wireless terdeteksi
  2. Start à control panel à network connection à wireless network connection lalu klik ganda/klik kanan à enabled
  3. Untuk yang seperti ini biasanya saya beritahu bahwa icon kecil di sebelah kanan bawah itu bisa diklik lalu kita bisa pilih “View Available Wireless Network” dan pilih sinyal yang paling kuat
  4. Masuk ke device manager lewat My Computer / Computer, lalu masuk ke hardware. Kalau ada tanda seru pada network adapter, ada kemungkinan salah satu adapter tidak terpasang driver-nya, install driver wirelessnya
  5. Ganti Adapter Wifi PCMCIA atau USB
  6. Operator hotspot barangkali hanya mengalokasikan IP terbatas,
  7. Cabut Ethernet, lalu jalankan Windows seperti biasa. Lalu matikan komputer. Pasang lagi Ethernet-nya. Nyalakan lagi komputer, dan (kemungkinan besar – semoga) komputer akan bisa nyambung lagi.

7. Serangan virus ARP Sfooping
Virus ARP Spoofing ini lebih populer dikenal dengan nama virus Microsoft. Hal ini tidak ada hubungan dengan Microsoft Corp., tetapi karena nama file yang digunakan oleh virus dan dapat ditemukan pada setiap komputer yang terinfeksi virus ini adalah Microsoft.bat, Microsoft.pif dan Microsoft.vbs. Saat pertamakali ditemukan, aksi virus ini masih gelap dan belum diketahui mengeksploitasi celah keamanan ARP. Tetapi seiring berjalannya waktu dan kasus yang ditemui ternyata “kesaktian” virus ini terutama adalah karena kemampuannya mengeksploitasi celah keamanan ARP sehingga lebih mudah mengidentifikasi virus ini dengan nama virus ARP, karena saat ini merupakan satu-satunya virus yang ditemukan yang mengeksploitasi celah keamanan ARP.

Solusinya :
Langkah Pertama :
  1. Lepas kabel LAN dari LAN Card pada
  2. Restart PC, Masuk SAFE MODE. ( F8 )
  3. Masuk START > RUN > CMD
  4. Ketik ATTRIB -H -A -R -S C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\hosts
  5. Ketik EDIT C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\hosts
  6. Delete semua entry mencurigakan setelah 127.0.0.1 localhost
  7. Simpan perubahan file HOSTS > Keluar Editor
  8. Ketik ATTRIB +H +A +R +S C:\WINDOWS\system32\drivers\etc\hosts
  9. Keluar CMD > EXIT
Langkah Kedua :
  1. Jalankan Tools HijackThis
  2. Lakukan Scan System
  3. Hapus semua entry yang mencurigakan (Check List)
  4. Klik Fix Checked
  5. Lakukan Scan System sekali lagi. Perhatikan perubahannya.
Langkah Ketiga :
  1. Edit file AUTOEXEC.BAT
  2. Tambahkan entry berikut : @echo off ARP -S [IP_GATEWAY] [MAC_ADDRESS_GATEWAY]
  3. Simpan perubahannya.
  4. Copykan file AUTOEXEC.BAT ke Startup Windows Copy AUTOEXEC.BAT C:\Documents and Settings\USER\Start Menu\Programs\Startup\
  5. Restart compu












Rabu, 08 Februari 2017

Kabel Jaringan UTP, FTP, STP, dan Fiber Optic

1. KABEL UTP
definisi kabel UTP adalah suatu jenis kabel yang dapat dipakai untuk membuat jaringan komputer, berupa kabel yang di bagian dalamnya berisikan 4 pasang kabel. Kabel Twisted Pair Cable ini terbagi kedalam 2 jenis diantaranya, Shielded dan Unshielded. Shielded adalah jenis dari kabel UTP yang memiliki selubung pembungkus, sedangkan unshielded adalah jenis yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini memakai konektor RJ-45 atau RJ-11.

Fungsi Kabel UTP
Kabel UTP sendiri memiliki fungsi untuk dapat di gunakan manjadi kabel untuk jaringan LAN di suatu system network yang apada umumnya pada kabel UTP memiliki impedansi yang kurang lebih 100 Ohm yang terbagi menjadi beberapa kategori sesuai dengan kemampuannya sebagai penghantar data.

Kabel UTP sering digunakan pada jaringan telepon dan juga jaringan LAN, yaitu :


Kabel Straight digunakan untuk menguhubungkan 2 device berbeda  , dan cara pemasangan ujungnya sama dengan ujung yang lainnya .
Penggunaan kabel Straight biasa digunakan pada :
  1. Menghubungkan komputer dengan Swich
  2. Menghubungkan komputer dengan LAN pada modem kabel
  3. Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable
  4. Menghubungkan Switch ke Router
  5. Menghubungkan HUB kerouter



Kabel Cross (crossover) kebalikan dari Straight , digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama . dan sususan ujung kabelnya berbeda dengan ujung lainnya .
Penggunaan kabel crossover digunakan pada : 

  1. Menghubngkan 2 buah komputer secara langsung
  2. menghubngkan 2 switch
  3. menghubungkan 2 HUB
  4. Menghubungkan Switch dan HUB
  5. Menghubngkan komputer dengan router .
2. KABEL FTP
FTP merupakan singkatan dari File Transfer Protocol adalah suatu protokol yang berfungsi untuk pertukaran file dalam suatu jaringan komputer yang mendukung protokol TCP/IP. FTP terdiri dari sebuah client dan sebuah server yang merupakan aplikasi yang memberikan akses/pertukaran transfer data antara dua komputer (client dan server).
Fungsi FTP :

Fungsi utama dari FTP adalah melakukan pertukaran file dalam jaringan, baik itu jaringan local maupun jaringan global (internet).
Jenis - Jenis FTP
1. FTP ServerFTP server adalah komputer server yang memberikan akses FTP ke jaringan local maupun Internet (global). Macam - macam software pembangun FTP server antara lain adalah FTPd, Pro-FTPd, Wu-FTPd, FTPX, Troll-FTPd .
2. FTP ClientFTP client adalah komputer yang meminta koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file.

3. PENGERTIAN KABEL STP
Kabel STP adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel,Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi.
Fungsi :
Fungsi Kabel STP adalah sebagai media transmisi yang digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti : telepon, komputer, televisi dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki media transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.  
4. KABEL JARINGAN FIBER OPTIC
Kabel jaringan fiber optic adalah suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmini terarah(guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer.

Fungsinya :
fungsi kabel jaringan fiber optik diantaranya yaitu untuk kepentingan jaringan biasa seperti LAN (Local Area Network), WAN (Wide Area Network) atau MAN. Biasanya kabel jaringan fiber optik lebih banyak ditemukan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas seperti perusahaan-perusahaan besar atau instansi pemerintahan yang menuntut adanya struktur jaringan dengan kemampuan yang benar-benar cepat.





Selasa, 31 Januari 2017

Pengertian macam - macam jaringan komputer

Apa itu Jaringan Komputer ?
Jaringan komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service).Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Jenis-jenis Jaringan Komputer dan Pengertiannya
Pada kesempatan ini akan dipublikasikan jenis-jenis jaringan komputer dan pengertiannya yang berdasarkan karaterianya dapat dibedakan menjadi 4 bagian, yaitu diantaranya adalah:
1. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
2. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data dibedakan menjadi:
Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
3. Berdasarkan media transmisi data dibedakan menjadi:
Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
4. Berdasarkan peranan Komputer dalam Proses Data
Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
Protokol Jaringan
Protokol Jaringan adalah perangkat aturan yang digunakan dalam jaringan, Protokol adalah aturan main yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan sehingga komputer-komputer anggota jaringan dan komputer berbeda platform dapat saling berkomunikasi. semua jenis-jenis jaringan komputer menggunakan protokol. Aturan-aturan Protokol adalahtermasuk di dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara-cara atau metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.
Perangkat Jaringan Komputer – Perangkat Keras Jaringan Komputer 
Perangkat Jaringan Komputer – Perangkat Keras Jaringan Komputer adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih komputer dalam jaringan komputer agar setiap komputer yang terhubung dapat saling berbagi data, file, dan sumber daya lainnya. Seperti hal nya komputer, sebuah jaringan komputer bisa beroperasi dengan didukung oleh software dan hardware. Pada artikel ini, Penulis akan sedikit membahas perangkat keras apa saja yang ada dalam jaringan komputer.

Berikut Perangkat Jaringan Komputer dan Fungsinya
1. Modem

Modem (Modulator Demodulator) merupakan perangkat yang menghubungkan kita ke internet. Perangkat ini berfungsi mengubah sinyal Analog menjadi sinyal Digital. Modem mengganti sinyal digital dari komputer menjadi sinyal analog ketika melewati medium seperti saluran telepon, kemudian modem merubah kembali sinya tersebut menjadi sinya digital saat menuju komputer tujuan. Hal ini dilakukan agar bisa dipahami oleh komputer.

2. Kabel Jaringan
Kabel jaringan merupakan peralatan yang berfungsi sebagai media penghubung antara komputer dengan komputer atau komputer dengan perangkat jaringan lainnya. Berikut adalah jenis-jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer.

  • Twisted Pair (UTP dan STP)
  • Coaxial
  • Fiber Optic
3. Network Interface Card (NIC)
Perangkat keras jaringan komputer yang satu ini dikenal dengan istilah Ethernet Card atau lebih populer dengan istilah LAN Card. Adalah kartu jaringan yang berfungsi sebagai penghubung antar komputer dengan sebuah jaringan. Umumnya NIC ini sudah terintegrasi dengan motherboard komoputer dan laptop, namun ada juga berupa kartu yang ditancapkan ke motherboard. Bahkan seiring dengan maju perkembangan, ada juga yang berupa USB.

4. Konektor
Konektor adalah alat yang menghubungkan kabel dengan network adapter. Coba bayangkan apabila tidak ada konektor, dengan cara bagaimana kabel-kabel jaringan dapat terhubung dengan network adapter atau NIC. Jeni konektor tentunya disesuaikan dengan jenis kabel yang digunakan.
  • Konektor RJ-45 digunakan untuk Kabel UTP
  • Konektor BNC/T digunakan untuk Kabel Coaxial
  • Konektor ST digunakan untuk Kabel Fiber Optic

5.  Hub
Hub adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap workstation, server atau perangkat lain. Biasanya perangkat keras jaringan ini digunakan untuk membangun topologi bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub.

6. Switch
Sebenarnya fungsi dari switch adalah sama dengan hub. Namun sebenarnya cara kerja switch sedikit lebih rumit bila dibandingkan dengan hub. Switch tidak hanya sekedar mengurusi sinyal listrik tapi juga harus memproses informasi pada lapisan atau layer data link, informasi yang dicek oleh switch adalah alamat MAC address dari setiap perangkat dan komputer yang tersambung dengan dirinya.

7. Repeater

Repeater berfungsi untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen jaringan lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel yang lain.


8. Bridge

Fungsi dari bridge itu sama dengan fungsi repeater tapi bridge lebih fleksibel dan lebih cerdas dari pada repeater. Bridge dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi yang berbeda. Misalnya bridge dapat menghubungkan Ethernet baseband dengan Ethernet broadband.

9. Router
Fungsi utama router adalah sebagai perangkat dalam jarinan komputer yang digunakan sebagai penghubung antara jaringan atau network. Router yang menentukan jalur mana yang terbaik untuk dilewati paket data sehingga data dapat sampai ke tujuannya



Model Jaringan OSI dan TCP/IP


Pada awal adanya jaringan computer, ada banyak protokol komunikasi antar komputer yang dibuat. Masing-masing perusahaan misalnya dapat memiliki hardware yang berbeda dengan protokol komunikasi yang berbeda. Saat penggunaan komputer semakin membesar jumlahnya dan mulai membutuhkan interkoneksi antar jaringan yang ada untuk saling berkomunikasi, permasalahan timbul dengan adanya perbedaan perbedaan protokol-protokol komunikasi yang dipakai.

Model jaringan muncul sebagai upaya standarisasi protokol-protokol yang akan dipakai dalam jaringan. Model jaringan mendefenisikan layer-layer atau lapisan dalam jaringan dan bagaimana lapisan-lapisan ini saling berinteraksi. Masing-masing layer akan memiliki deskripsi yang berbeda berupa cara kerja secara umum dan protokol yang dipakai/digunakan. Dengan adanya model jaringan ini maka vendor-vendor memiliki referensi ketika akan membuat produk.

Selain itu beberapa manfaat dengan adanya model jaringan antara lain :
  • memudahkan pengertian konsep komunikasi dalam jaringan
  • memudahkan troubleshooting jaringan
  • memungkinkan vendor untuk lebih fokus dalam area tertentu saat membuat produk
TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack


Ada dua model jaringan yang selama ini dikenal yaitu OSI dan TCP/IP

1. OSI MODEL 
OSI = Open System Interconnection. adalah sebuah model jaringan yang dibuat oleh ISO. International Standards Organization. model ini terdiri dari 7 layer. pada tiap layer tiap entitas saling berinteraksi dengan mengirimkan Protocol Data Unit (PDU). Tiap layer berhubungan dari layer atas ke bawahnya dengan mentransmisikan Servis Data Unit (SDU).

PDU pada masing-masing layer merupakan pesan lengkap yang mengimplementasikan protokol pada layer tersebut.

PDU pada OSI :
  • layer1 = bit
  • layer2 = frame
  • layer3 = paket
  • layer4 = segmen
  • layer 5-7 = data



PDU pada tiap layer merupakan SDU pada layer dibawahnya.


Misalkan pada layer 4 PDUnya biasa disebut segmen. Maka “segmen” ini merupakan SDU pada layer 3 atau segmen merupakan servis yang diberikan atau ditangani layer 3 untuk layer 4. Layer 3 kemudian membentuk SDU (“segmen”) menjadi PDU pada layer 3 atau paket, dengan menambahkan header layer 3. Sehingga pada proses transimi dari layer atas ke bawah terjadi pembungkusan SDU dengan header-header dari masing-masing layer. proses ini biasa disebut enkapsulasi. sedangkan proses transmisi dari layer bawah ke atas disebut dekapsulasi.

Layer-layer pada model OSI
1. Layer 1 : Phisycal layer
mendefinisikan spesifikasi elektrik dan fisik dari devais. secara umum layer ini mendefinisikan hubungan antara data elektrik dengan media transmisinya. Contoh dari layer ini adalah, kabel, spesifikasi tegangan, hub, repeater, dll.
2. Layer 2 : Data Link 
Berfungsi untuk menentukan bagaiana bit-bit data dikelompokkan menjadi format frame. Pada level ini terjadi error correction, flow control, pengalamatan perangkat keras atau (MAC Address), dan mementukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti bridge dan switch layer 2 beroperasi.Layer ini terdiri dari 2 kelompok yaitu LCC (logical link control) dan MAC (media access control)
Contoh protocol pada layer ini : Ethernet, Tokenbus, Tokenring, Demand Priority
Bentuk data pada layer ini adalah segmen. Layer ini juga memiliki 2 tipe pengiriman data yaitu reliable dan unreliable. Pengririman data reliable adalah pengririman data yang memungkinkan pengecekan kesalahan dan pengiriman kembali. Tipe ini dapat dijumpai pada pengiriman data pada umumnya. Tipe Unreriable tidak melakukan pengiriman ulang jika terjadi error.  Tipe ini dapat dijumpai pada keperluan streaming.
3.Layer 3 : Network 
Berfungsi untuk mendefenisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer 3. Pada layer ini dilakukan pendeteksian eror dan transmisi ulang paket-paket yang error.Contoh protocol pada layer ini : IP, IPX.
4. Layer 4 : Transport 
Berfungsi untuk memecah data menjadi paket-paket data serta member ikan no urut setiap paket sehingga dapat disusun kembali setelah diterima. Paket yang diterima dengan sukses akan diberi tanda / acknowledgement. Sedangkan paket yang rusak dikirim kembali. Serangkaian proses yang dilakukan pada layer ini dapat juga disebut segmentasi, sequencing, dan error recovery. Pada layer ini juga didefenisikan layanan-layanan yang diketahui seperti : HTTP, SSH, FTP, dan SMTP.
Contoh protocol pada layar ini: UDP, TCP, SPX.



5. Layer 5 : Session 
Layer ini berfungsi untuk mengontrol koneksi antar computer. Layer ini mendefinisikan bagaimana koneksi dimulai, dipelihara, dan diakhiri. Pada layer ini juga terjadi resolusi nama.
Beberapa protocol pada layer ini adalah: NETBIOS, NETBEUI, ADSP, PAP
6. Layer 6 : Presentation 
Layer ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang akan ditransimiskan oleh aplikasi ke dalam format yang  dapat ditransmisikan melalui jaringan. Pada layer ini terjadi proses translasi, kompresi, serta eknskripsi. Contoh format data : jpeg, avi, binary. Dll. Protokol yang berada pada level ini adalah sejenis redirector software, seperti network shell (semacam VNC) atau Remote Desktop Protokol (RDP).
7. Layer 7 : Application 
layer dimana user berinteraksi dengan network. Layer aplikasi dapat berupa software aplikasi. Layer ini merupakan penghubung yang memungkinkan aplikasi-aplikasi saling berinteraksi dengan network.
Contoh servis : Network Virtual terminal, File Transfer, Access, and Management (FATM), Mail Services, Directory Services

2. Model TCP/IP
TCP/IP merupakan model jaringan yang diusulkan oleh departemen pertahanan Amerika Serikat. Model ini dibuat oleh lemaga bernama “DARPA” pada tahun 70an sampai 80an, sehingga sering disebut juga DARPA reference model. Model ini disebut TCP/IP karena TCP/IP merupakan protocol utama dalam model ini, pada awalnya model ini diterapkan dalam jaringan yang bernama ARPANET, namun saat ini telah menjadi protocol standar bagi jaringan yang lebih umum disebut internet.
Model TCP/IP memiliki 4 layer. Pemetaan menjadi 4 layer ini dilakukan untuk menyesuaikan model layer-layer pada model OSI.

Tugas & Fungsi Masing-Masing Model TCP/IP

  1. Network Interface/Network Access layer/Host to Network :
    Berfungsi meletakkan frame-frame data yang akan dikirim ke media jaringan. Menjadi perantara dengan LAN card. Mengubah unit data menjadi frame dan mengkonversi frame tersebut menjadi arus elektrik untuk kemudian dikirimkan melalui medium transmisi.  Mendefenisikan MAC address dan melakukan error checking pada frame yang diterima.
  2. Internet Berfungsi untuk memberikan layanan dasar pengantaran data. salah satu protokol yang bekerja pada layer ini adlah IP (internet protokol) yang diantaranya berfungsi:
    - mentransfer data dari Network access layer ke transport layer dan sebaliknya
    - menangani datagaram termasuk fragmentasi dan defragmentasi
    - menangani skema pengalamatan yang diguankan dalam pertukaran data- menangani proses routing
  3. Transport
    Sama seperti pada model protokol OSI yaitu berfungsi menghubungkan antara aplication layer dan internet layer contohnya : UDP, TCP, SNMP (apliccation) menggunakan UDP, Telnet, FTP, SMTP (apliccation) menggunakan TCP
  4. Application
    Adalah seperti seperti gabungan dari layer application, presentation dan session pada protokol model OSI,pada model protokol tcp/ip maka aplikasi yang dibuat dan berhubungan langsung dengan pemakai akan diletakkan di sini.contohnya : FTP, SMTP, HTTP, SNMP, RPC, DNS, dll





sumber materi : https://caleudum.wordpress.com/2010/12/25/model-jaringan-osi-dan-tcpip/
                          http://gunardisoft.blogspot.co.id/p/tcp-ip.html